![]() |
| Pebalap Jepang Zen Mitani di Sirkuit Le Mans Prancis, Sabtu (9/5). Foto Honda Team Asia |
Mitani harus puas menempati posisi ke-26 dengan catatan waktu 1 menit 42,085 detik usai mengalami kecelakaan pada sesi Q1, Sabtu waktu setempat.
Meski demikian, rider bernomor 32 itu menilai feeling dengan motor sebenarnya jauh lebih baik dibanding hasil yang terlihat di klasemen akhir.
“Feeling dengan motor hari ini sebenarnya lebih baik dibanding hasil akhirnya. Pada sesi pagi lap time memang belum datang, tetapi setelah menganalisis data bersama tim kami jadi lebih memahami di mana kami kehilangan waktu dan apa yang perlu diperbaiki sebelum kualifikasi,” ujar Mitani.
Pada sesi Q1, Mitani mencoba tetap tenang dan fokus menjalani ritmenya sendiri.
Namun situasi lintasan yang padat membuatnya kesulitan mendapatkan lap ideal.
Ia mengatakan percobaan pertama berlangsung cukup rumit karena banyak pebalap berada dalam satu grup di lintasan, sehingga menyulitkan dirinya menyatukan seluruh sektor terbaik.
Saat melakukan percobaan terakhir untuk memperbaiki posisi старт, Mitani memilih tampil agresif dan memacu motor hingga batas maksimal.
Sayangnya, upaya tersebut berakhir dengan kecelakaan.
“Pada percobaan terakhir saya memaksa hingga limit untuk mencoba memperbaiki posisi, tetapi sayangnya saya mengalami crash,” katanya.
Mitani mengaku kecewa dengan hasil yang didapat karena dirinya dan tim sebenarnya menargetkan hasil lebih baik di Le Mans.
Meski harus memulai balapan dari barisan belakang, ia tetap bertekad tampil maksimal pada balapan utama Moto3.
“Tentu saya kecewa dengan hasil ini karena kami berharap lebih dari akhir pekan ini. Tetapi besok adalah kesempatan lain. Start dari belakang tidak akan mudah, namun saya akan tetap fokus, menikmati balapan, dan memberikan kemampuan maksimal hingga lap terakhir,” tutup Mitani. ***
.jpg)
