![]() |
| Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama. Foto Honda Team Asia |
Rider Honda Team Asia itu menutup sesi Practice di posisi ke-19 dengan catatan waktu 1 menit 48,136 detik.
Veda mengungkapkan kondisi lintasan yang dingin dan minim grip menjadi tantangan besar sejak awal sesi.
Ia mengaku sempat kesulitan menemukan rasa percaya diri penuh saat mengendarai motor pada latihan pagi.
“Hari ini cukup sulit karena sejak awal kondisi lintasan sangat tricky dengan suhu rendah dan grip yang minim,” ujar Veda.
Veda Nilai Potensi Masih Terbuka
Meski begitu, Veda menyebut dirinya bersama tim berhasil melakukan beberapa perbaikan sehingga performanya meningkat pada sesi sore dibandingkan FP1.
Sayangnya, saat menjalani time attack terakhir, pembalap asal Indonesia itu justru terjebak traffic padat di lintasan sehingga gagal mencatat putaran bersih.
“Pada time attack terakhir saya mendapat banyak traffic dan tidak bisa menyelesaikan clean lap,” katanya.
Akibat situasi tersebut, posisi akhirnya tidak sesuai target yang diharapkan. Namun Veda menilai peluang tampil lebih kompetitif masih terbuka lebar.
Ia optimistis Honda Team Asia sudah mengetahui area yang perlu diperbaiki untuk menghadapi sesi berikutnya di Catalunya.
“Potensinya masih ada dan kami tahu bagian mana yang harus ditingkatkan untuk besok,” ungkapnya.
Kini Veda fokus menghadapi Q1 dengan target merebut tiket ke Q2 sebelum mempersiapkan diri untuk balapan utama. ***
.jpg)
