![]() |
| Pembalap Hoda Team Asia asal Indonesia, Veda Ega Pratama. Foto do Honda Team Asia |
Aoyama mengatakan kondisi lintasan pada hari kedua mengalami perubahan cukup besar dibanding hari sebelumnya.
Suhu dingin pada sesi pagi membuat kedua pebalap Honda Team Asia kesulitan menemukan ritme terbaik.
Pebalap Indonesia Veda Ega Pratama maupun rider Jepang Zen Mitani disebut belum mampu meningkatkan performa secara maksimal saat sesi latihan pagi berlangsung.
“Kedua pebalap mengalami kesulitan dengan kondisi dingin pada pagi hari dan mereka tidak benar-benar bisa berkembang dibanding kemarin. Kami sedikit khawatir karena ingin terus meningkat selangkah demi selangkah, tetapi feeling dengan motor belum sepenuhnya didapat,” ujar Aoyama.
Meski demikian, situasi berubah positif pada sesi kualifikasi, khususnya bagi Veda Ega Pratama.
Rookie asal Indonesia itu tampil kompetitif dan berhasil mengamankan posisi keenam untuk start balapan.
Aoyama menilai Veda menunjukkan progres bagus sepanjang sesi dengan terus memperbaiki catatan waktunya di setiap lap.
Bahkan menurutnya, Veda masih berpotensi mencatat waktu lebih baik pada percobaan terakhir jika tidak terganggu pebalap lain saat melakukan flying lap.
“Veda melakukan pekerjaan yang sangat baik dan meraih posisi keenam dengan selisih waktu yang sangat kecil dari barisan depan,” katanya.
Di sisi lain, Zen Mitani juga berusaha tampil maksimal pada sesi Q1. Namun pebalap Jepang tersebut mengalami kecelakaan ketika sedang memaksa mencetak waktu lebih cepat.
Beruntung, Mitani dipastikan tidak mengalami cedera serius. Tim Honda Team Asia kini akan terus memantau kondisinya menjelang balapan Moto3 Le Mans.
“Semoga besok (Hari ini waktu Indonesia) cuacanya stabil dan balapan berlangsung dalam kondisi kering karena saya percaya kami bisa kompetitif,” tutup Aoyama. ***
.jpg)
