![]() |
| Rider asal Jepang Zen Mitani di Le Mans Prancis, Minggu (10/5/2026) |
Meski hanya finis di posisi ke-16, Mitani berhasil memperlihatkan peningkatan performa signifikan dalam balapan basah yang berlangsung penuh drama dan banyak memakan korban crash.
Mitani mengaku kondisi hujan selama ini selalu menjadi tantangan besar dalam karier balapnya.
Ia bahkan beberapa kali mengalami kecelakaan ketika tampil di lintasan basah.
“Sejujurnya kondisi wet race tidak pernah mudah untuk saya karena sebelumnya saya sering kesulitan dan beberapa kali crash saat balapan hujan,” ujar Mitani.
Namun pada balapan di Le Mans kali ini, rider bernomor 32 itu memilih fokus menjaga ketenangan dan memahami batas kemampuan motornya di lintasan licin.
Ia perlahan meningkatkan rasa percaya diri lap demi lap sambil berusaha membawa motor finis tanpa kesalahan.
“Dalam balapan ini saya mencoba tetap tenang, memahami limit dan fokus membawa motor sampai finis sambil meningkatkan kepercayaan diri setiap lap,” katanya.
Strategi tersebut mulai membuahkan hasil. Mitani mampu bertarung lebih dekat dengan grup perebutan poin dibandingkan seri-seri sebelumnya.
Meski gagal finis di zona poin, Mitani merasa progresnya bersama Honda Team Asia mulai terlihat.
“Tentu posisi 16 belum menjadi hasil yang kami inginkan, tetapi saya merasa kami perlahan semakin dekat,” ungkapnya.
Mitani juga mengakui akhir pekan di Le Mans berjalan sulit sejak awal karena ia kesulitan menemukan grip dan rasa percaya diri di motornya.
Meski demikian, ia kini merasa tim mulai memahami area yang harus diperbaiki untuk seri berikutnya.
Pembalap muda Jepang itu pun optimistis menghadapi balapan selanjutnya di Catalunya.
Sirkuit yang menurutnya sangat disukai dan menjadi peluang untuk meraih poin perdananya di Moto3 World Championship.
Seri Moto3 Catalunya 2026 sesuai jadwal MotoGP akan berlangsung pada 15-17 Mei 2026 di Circuit de Barcelona-Catalunya. ***
.webp)
